Tampilkan postingan dengan label Opiniku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opiniku. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2012

Mencari Keberadaan Tuhan…!! (Penjelasan dengan teori Relatifitas Einstein)

Assalamu’alaikum War…. Wab…
Sudah lama rasanya tidak menulis lagi terkait edisi memaknai kehidupan dengan fisika. Terbitan kali ini merupakan edisi yang ke 9.

Pada kesempatan ini, saya mencoba menjabarkan tentang teori relativitas einstein yang kemudian saya coba kembangkan untuk menelaah lebih jauh terkait keberadaan Tuhan. Sebelum memulai tulisan ini, saya sampaikan berjuta maaf andaikan dalam penyampaian tulisan ini ada yang kurang berkenan dan terjadi kesalahan baik teori maupun alur berpikir saya. Itulah kenapa tulisan ini kemudian saya posting agar terjadi diskusi yang menarik dan sekedar share pengetahuan dari para pembaca yang budiman. Jadi, Bagi teman2 yang paham tolong sampaikan kritikan dan masukannya terkait tulisan saya ini.

Kecepatan Cahaya
Dalam teori relativitas Einstein, apabila sebuah benda bergerak dengan “mendekati” kecepatan cahaya, maka akan terjadi 3 hal ganjil, yang semuanya telah dibuktikan secara sains…!! Ketiga hal ganjil tersebut adalah, pertama waktu melambat, yang kemudian disebut dilatasi waktu. Ini telah diamati pada tahun 1941 dalam eksperimen partikel atom yang disebut muon. Hal ganjil selanjutnya adalah objek mengecil. Objek yang bergerak mendekati kecepatan cahaya, akan mengalami pemendekan sesuai arah geraknya. Kalau roket antariksa bisa bergerak dengan separuh kecepatan cahaya, panjangnya akan sekitar enam per tujuh panjang aslinya di landasan luncur. Efek ini sudah diteliti sejak tahun 1890-an. Dan yang terakhir adalah massa objek bertambah, yang artinya objek akan bertambah berat. Ini sudah diperlihatkan berulang kali dengan eksperimen partikel yang bergerak dengan kecepatan tinggi seperti elektron.  Dari ide inilah Eistein mengembangkan rumus terkenalnya E = mc².

Jumat, 11 November 2011

WAAOOOOOOWW………!!! SUPER BESAR, SUPER CEPAT

Percaya nggak bahwa Alam semesta ini terdiri dari miliaran bintang…!? miliaran bintang dan galaksi yang tak terhitung jumlahnya tersebut bergerak dalam orbit yang terpisah….! (punya rute perjalanan masing2,,, yah, kayak kereta apilah…!) Meskipun demikian, semuanya berada dalam keserasian. Bintang, planet, dan bulan beredar pada sumbunya masing-masing dan dalam sistem yang ditempatinya masing-masing.
Percaya ndak kalau semua yang ada dialam ini bergerak dengan kecepatan yang luar biasa besar…!? Hum,,, misalnya, bumi berotasi pada sumbunya dengan kecepatan rata-rata 1.670 km/jam. Dengan mengingat bahwa peluru tercepat memiliki kecepatan rata-rata 1.800 km/jam, jelas bahwa bumi bergerak sangat cepat meskipun ukurannya sangat besar….!! Rotasinya saja hampir secepat peluru,,,, nggak hanya itu, Kecepatan orbital bumi mengitari matahari kurang-lebih enam kali lebih cepat dari peluru, yakni 108.000 km/jam. (Andaikan kita mampu membuat kendaraan yang dapat bergerak secepat ini, kendaraan ini dapat mengitari bumi dalam waktu 22 menit….!! Luar biasakan..!?)

TAK ADA SEDIKITPUN YANG BERKURANG

Dah lama rasanya ndak nulis lagi,,, mumpung lagi banyak waktu luang akhirnya saya isi dengan menulis tentang sebuah pengetahuan yang cukup menarik bagi saya (mungkin bagi sebagian lain,, tidak),,, tp, tak apalah kita lagi2 sharing aja tentang ilmu….!!
Suatu hari saya pernah bertemu dengan salah seorang teman diskusi yang ngotot banget mempertahankan pendapat orang lain (nitszhe) yang mengatakan bahwa “tuhan telah mati” dan “kita adalah batu nisan tuhan”,,, dengan semangat dia memaparkan bahwasannya ketika kita tidak beribadah (mengingat Tuhan) maka dengan sendirinya Tuhan akan mati….!! Ditambah dengan pernyataanya bahwa alam semesta ada dengan sendirinya serta berbagai argumen2 “sampah” yang sebenarnya telah terbantahkan sejak dulu…!! Astagfirullah…

Rabu, 29 Juni 2011

ISRA’ MI’RAJ DALAM PRESPEKTIF FISIKA


Assalamu’alaikum,,,,!
Tulisan ini hanya sebagai penuangan ide tentang peristiwa Isra’ Mi’raz jika ditinjau dalam prespektif sains terlebih fisika. Silahkan teman2 baca dengan seksama dan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sharing lebih mendalam tentang tulisan ini. Karna saya yakin masih sangat banyak kekeliruan dari tulisan ini diakibatkan keterbatasan dari saya, maupun dari literature yang saya gunakan…..!

Astronomi.
Bayangkan, jika kita sedang menengadah ke langit di malam hari, kita melihat sinar bulan yang begitu indah. Nah, sinar bulan yang kita lihat itu membutuhkan waktu untuk menempuh jarak dari bulan ke bumi sekitar 350.000 kilometer. Karena kecepatan cahaya sekitar 300.000 km per detik, maka cahaya bulan itu membutuhkan waktu lebih dari satu detik untuk sampai ke bumi. Artinya, ketika kita melihat bulan, sebenarnya bulan yang kita lihat itu bukanlah bulan pada saat yang sama.

Jumat, 06 Mei 2011

Pelajaran Dari Medan Magnet dan Atom

Sebenarnya tulisan ini pernah saya kirimkan sebagai catatan dalam facebook saya, selain itu tulisan ini pernah dimuat juga dalam blog saya yang lain (laarul.blogspot.com). namun, karena tulisan ini ada kaitannya dengan "FISIKA", jadi sayapun menuliskan lagi di blog saya yang khusus didedikasikan spesial untuk fisika (all about fisika). pada tulisan ini, saya mencoba mengkaitkan hubungan antara medan magnet dan sistim kombinasi dalam fisika serta keterkaitannya dengan kehidupan kita. semoga bisa menginspirasi...............

*Medan magnet = Medan tuhan
Medan magnet adalah daerah dimana gaya magnet masih bisa terasa. Begitupun medanlistrik, artinya daerah dimana gaya listrik masih bisa dirasakan. Dalam fisikasegala sesuatu yang berada dalam medan magnet atau medan listrik akan mendapatpengaruh dari sifat kemagnetan ataupun kelistrikan, hal ini berarti segalasesuatu yang berada dalam medan magnet atau listrik akan bersifat dan mengikutiaturan atau sifat magnet atau listrik. Andaikan kita tidak ingin terpengaruholeh medan magnet maka kita harus keluar dari medan magnet tersebut.


Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa memaknaihal tersebut sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan yang mahakuasa. Kita saat ini berada dalam medan tuhan, artinya kita harus mengikutisgala yang menjadi perintah tuhan, andaikan kita mau menghindari atau tidakmenginginkan mengikuti perintah tuhan, maka kita harus keluar dari medan tuhan.Tapi pertanyaannya adalah adakah tempat itu...? jagat raya yang luas inisekalipun brada dalam kekuasaan atau medan tuhan.! Jadi tidak ada alasan bagikita untuk tidak mempercayainya serta tidak menjalankan perintahnya danmenjauhi segala larangannya.

*Kombinasi dalam pelajaran atom
Dalam fisika dikenal sebuah sistim kombinasi dalm proses kerja inti atom, dimana dengan bergabungnya kedua elemen tertentu bisa menghasilkan energi yang besar, jika dibandingkan dengan sebelum mereka bersatu.

Selasa, 26 April 2011

“SIAPAPUN BISA MENJADI APAPUN”


Wah… kayaknya dah lama nih nggak posting lagi tulisan dblogku. Hum,,, baiklah teman2 kali ini, arul punya catatan yang menarik nih tentang fisika..!!. Sebenarnya arul menulis catatan ini bukan karna akhir2 ini hamper disaingi pamornya oleh “Briptu Norman Kamaru” (wkwkwkwkwkwkw……..). Tapi, karna hanya ingin sedikit sharing (bukan sharingan jurusnya naruto loh…) dengan teman2. So, mohon kritik, saran, masukan atau apalah, inspirasi juga boleh,,,, demi perbaikan tulisan arul kedepan….!!!

Penasaran..? ya udah langsung aja deh,,,! “memaknai kehidupan dengan fisika”. Versi LA…..!!! hehehehehe……. (trima kasih untuk tepuk tangannya….!!) loh,,,

Persamaan yang ingin arul jabarkan disini, dalam fisika dikenal dengan nama gerak lurus berubah beraturan (GLBB), untuk nilai kecepatan akhirnya dinyatakan dengan,

V=V0 + a.t                              (kalau ndk salah dibuku ditulis demikian)

Sabtu, 07 Agustus 2010

Tentang osilasi


Osilasi, sebuah kata yang sering didengar dan ditemui dalam dunia fisika, yang mana maknanya adalah kira-kira menunjukkan suatu kejadian perulangan akan sebuah kejadian atau menunjukkan sebuah fenomena keterulangan. Proses keterulangan ini terjadi pada saat curva naik mencapai titik maksimum dan berikutnya secara otomatis curva ini akan turun kembali mencapai titik terendah atau minimum. Contoh osilasi dapat dilihat pada sebuah grafik naik turun sinus atau grafik gelombang suara yang menunjukkan naik turunnya gelombnag suara pada titik extrim atas dan bawah alias maksimum dan minimum.

Fenomena osilasi tidak hanya terjadi pada dunia fisika atau tidak hanya didominasi oleh contoh-contoh di bidang fisika, namun nyatanya fenomena ini adalah fenomena alamiah ilmiah yang terjadi didalam kehidupan manusia sesungguhnya. Banyak contoh nyata dalam kehidupan manusia yang berkaitan erat dengan fenomena ini seperti bandul yang otomatis terus berputar, ayunan, kipas angin bergerak kekekiri dan kekanan, pergantian siang dan malam, gerakan pegas, winter dan summer, detak jantung manusia, bekerja dan istirahat, dan masih banyak lagi lainnya.

Semua contoh-contoh tersebut diatas mengalami pergantian secara alamiah dari keadaan maksimum kepada keadaan minimum. Perubahan atau pergantian itu pasti disebabkan oleh faktor pemicu yang sangat dominan diantaranya adalah energi.
Sehat dan sakit adalah contoh lain dari osilasi. Saat tubuh dipacu bekerja maka tubuh akan mengeluarkan segala daya dan energi yang dimilikinya untuk menghasilkan karya yang diharapkan. Tubuh akan mencapai titik maksimum dalam penggunaan energinya atau tubuh mencapai beban maksimum, namun lambat laun energi nya akan berkurang dan terus berkurang sehingga akhirnya tubuh meminta agar terjadi recovery energy dan semua beban yang overload di hilangkan darinya. Response yang paling alami dan ilmiah muncul adalah timbulnya rasa sakit atau tubuh jatuh kekeadaan sakit. Keadaan ini adalah salah satu cara yang dilakukan tubuh melalui perintah otak agar tercipta keadaan energy minimum. Namun untuk menghindarkan terjadinya kondisi sakit, tubuh menciptakan kondisi alert yaitu berupa tanda-tanda kelelahan. Oleh karenanya tubuh meminta istirahat bagi recovery energynya. Recovery ini adalah salah satu cara agar tubuh mendapatkan kembali kondisi energi minimum. 

Bila dikaitkan dengan bidang sosial psychology, maka akan dapat ditemui contoh-contoh lain. Rasa cinta dan benci, percaya dan tidak percaya, serta iman dan kufur. Ketiga pasang contoh tersebut selalu terjadi dalam hidup manusia sehari-hari sepanjang hidupnya. Kadang timbul rasa suka/cinta akan sesuatu namun ketika muncul sebuah pemicu akan timbul rasa benci yang mendalam.

Memaknai kehidupan dengan fisika........1 (momentum)

Mendengar kata Fisika, tentu dalam pikiran kita terbayang rumus-rumus dan angka-angka yang sangat rumit yang sangat tidak enak untuk dilihat apalagi untuk dikerjakan dengan penuh semangat. Memang jika dilihat dari sudut pandang Mata Pelajaran ataupun Mata Kuliah, bisa dibilang Fisika merupakan suatu hal yang sangat membosankan. Namun, jika kita mengubah sudut pandang kita, ternyata Fisika juga menyimpan sesuatu yang menarik untuk dibahas dan dibicarakan.

Dulu waktu SMA, tentu kita mengenal yang namanya momentum, itu lho yang biasa dirumuskan sebagai hasil dari perkalian antara massa dan juga kecepatan atau bisa juga disebut perubahan kecepatan. Ingat nggak?Kalau nggak ingat, coba anda buka kembali buku – buka anda di waktu SMA lagi deh, pasti anda akan ingat. Kalau ternyata diantara buku – buku anda tidak anda temukan rumus momentum, berarti anda dulu bukan jurusan IPA, Hehehe..

Kembali pada momentum, kita semua mungkin sudah tahu bahwa momentum merupakan hasil perkalian antara massa dan kecepatan. Namun, tahukah anda bahwa momentum merupakan salah satu bukti bahwa ternyata Fisika memang refleksi dari kehidupan?

Dalam kehidupan nyata, momentum bisa dianalogikan sebagai perubahan atau kesuksesan. Sedangkan massa dan kecepatan, keduanya bisa dianalogikan sebagai keinginan(cita - cita) dan juga usaha. Karena momentum merupakan hasil perkalian antara massa dan kecepatan, maka momentum akan bernilai nol ketika massa, kecepatan, atau kedua-duanya bernilai nol. Artinya, tanpa usaha, impian tidak akan pernah menjadi nyata, begitupun sebaliknya tanpa keinginan dan cita – cita, usaha pun tidak akan tidak akan mendapatkan hasilnya karena usaha sendiri merupakan wujud nyata dari keinginan dan cita - cita.

Kalau kita sudah tahu bahwa massa = cita – cita, dan kecepatan = usaha, dapat kita simpulkan momentum atau dalam konteks ini kita analogikan sebagai Kesuksesan akan bernilai maksimal jika massa dan kecepatan dalam keadaan maksimal. Namun, satu hal yang perlu anda ingat, suatu benda bermassa memiliki batas kecepatan maksimum yang jika benda tersebut melaju dengan kecepatan yang melampaui batas kecepatan maksimum yang dibolehkan, benda tersebut akan hancur. Artinya, seberapapun besarnya keinginan dan cita – cita kita, kita tetap memiliki keterbatasan yang harus kita sadari. Jangan sampai cita – cita dan keinginan kita malah membunuh karakter dan diri kita sendiri sehingga akhirnya kita menghalalkan segala cara untuk mewujudkannya.



tunggu edisi selanjutnya............!!
alias BERSAMBUNG...........!!

Template by:

Free Blog Templates